5 Tips Memilih Hoverboard

Posted on

Skuter atau hoverboard yang digunakan sambil menyeimbangkan diri memang menjadi pilihan yang semakin populer untuk kendaraan masa depan. Tidak seperti beberapa skuter dengan pegangan kemudi, hoverboard atau hoverboard dikendalikan dengan menggerakkan tubuh kita. Hoverboard berbeda dengan skateboard. Karena hoverboard otomatis bergerak dengan mengendalikan beratnya, Anda tidak bisa melompat saat mengemudi. Anda tidak memerlukan keahlian khusus untuk mengendarai hoverboard. Seluruh keluarga, bahkan anak-anak pun bisa menaikinya. . Apa saja tips memilih hoverboard yang unggul?

Hoverboard

  1. Keamanan

Saat memilih hoverboard, keamanan adalah yang terpenting. Oleh karena itu, pertama-tama, Anda harus memastikan bahwa Anda dapat mendeskripsikan produk.  Pertama-tama, pastikan produk yang Anda beli memenuhi standar sertifikasi keselamatan. Untuk hoverboard, karena masih diimpor dari luar negeri, sertifikat yang disyaratkan adalah sertifikat UL.

Sertifikat ini merupakan sertifikat untuk keamanan peralatan listrik. Karena ini adalah perangkat listrik, jika gagal sertifikasi, produk dapat meledak dan terbakar. Di luar negeri, banyak terjadi kecelakaan kebakaran yang disebabkan oleh hoverboard yang tidak bersertifikat. Oleh karena itu, pastikan untuk mengecek keberadaan sertifikatnya sebelum membeli.

  1. Pastikan Keaslian Barang

Karena popularitasnya, ada banyak produsen nakal yang memproduksi produk palsu dan menjualnya dengan harga murah. Jika Anda khawatir akan membeli barang palsu di toko online, sebaiknya beli barang dari toko online yang juga memiliki toko offline. Selain itu, Anda juga dapat membeli secara online langsung dari situs resminya. Namun, jika Anda tidak sempat mencari toko offline atau situs resmi, pastikan Anda membaca ulasan produk yang diberikan oleh pembeli sebelumnya. Anda juga dapat membandingkan deskripsi produk dari penjual di setiap toko online terlebih dahulu untuk menemukan apa yang Anda cari.

  1. Garansi

Hal berikutnya yang perlu diperhatikan adalah garansi. Saat membeli barang secara online, kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi pada kita saat barang tersebut sampai. Jika produk yang dibeli memiliki cacat awal, maka adanya garansi akan memudahkan Anda. Selain cacat awal, ada kemungkinan lain baterai tidak akan berfungsi saat hendak di-charge. Contoh lainnya adalah sistem penggerak yang tidak berfungsi dengan baik saat digunakan. Oleh karena itu, dengan adanya garansi, pembeli dapat dengan mudah melakukan perbaikan tanpa menimbulkan biaya tambahan. Penjual memberikan berbagai masa garansi. Biasanya ada yang menyediakan garansi 6 bulan hingga yang terlama adalah 3 tahun.

  1. Kecepatan

Setiap kendaraan pasti memiliki kecepatan maksimal. Anda perlu mengecek kecepatan hoverboard yang akan Anda beli. Anda tidak perlu khawatir dengan kecepatan maksimal yang tertera pada kemasan atau deskripsi produk. Meski kecepatan puncaknya tinggi, nyatanya kecepatan rata-rata hoverboard hanya 10 km per jam hingga 12 km per jam. Kecepatan rata-rata ini hanya sedikit lebih cepat daripada kecepatan sepeda latihan. Namun karena merupakan kendaraan tanpa jok dan pegangan, kecepatan 10 km perjam masih menakutkan bagi pengemudinya. Alih-alih berfokus pada kecepatan, pertimbangkan keamanan skuter penyeimbang diri.

  1. Cek Ketahanan Produk

Saat bermain di luar ruangan, Anda mungkin mengalami genangan air, jadi pastikan produk yang Anda pilih tahan air. Setiap produk memiliki ketahanan air yang berbeda. Jika Anda ingin membersihkan skuter penyeimbang diri, fungsi kedap air juga berguna.

Itu dia 5 tips yang bisa Anda gunakan untuk mencari atau membeli produk hoverboard idaman. Selamat mencari dan pastikan sudah sesuai standart keamanan ya.